Inilah Proses Yang Harus Dilalui Untuk Menjadi Seorang The Witcher

Jika Kamu adalah penggemar serial The Witcher, Kamu pasti kagum saat Henry Cavill’s yang berperan sebagai Geralt of Rivia melepaskan gerakan manusia super dalam pertarungan pertama pada serial tersebut. Sebagai Monster Hunter yang dikenal di seluruh dunia, Geralt sangatlah dihormati dan juga ditakuti. Seorang Witcher sangatlah di takuti para monster namun juga di benci oleh kaum Manusia.

Manusia tidak menyukai pemburu monster supernatural ini karena mereka percaya para penyihir bukan lagi manusia. Itu adalah hal yang benar dan juga salah, secara fisik mereka memang terlihat seperti manusia, namun dari segi kemampuan mereka sangat unggul dalam banyak aspek. Melalui serialnya memang sangat sedikit yang kita ketahui tentang Wicthers, Pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana proses yang harus dilalui untuk menjadi seorang The Witcher? Yuk simak penjelasannya dibawah ini.

Anatomi Tubuh

The Witchers adalah mutan yang menjalani pelatihan ekstensif untuk menguasai seni berburu monster, Mereka juga memiliki beberapa kemampuan super. Seperti memiliki mata seperti kucing untuk melihat dalam kegelapan pekat dan dapat melakukan sihir tempur dan juga agak kebal terhadap sihir. Seorang The Witchers juga memiliki atribut fisik manusia super seperti kecepatan, refleks, daya tahan, dan serangan mematikan. Para pemburu monster ini bahkan memiliki umur yang sangat panjang dan dapat hidup selama berabad-abad.

Awal Mula Terbentuk

Sekte Penyihir (The Witchers) diciptakan oleh dua penyihir kuno. Cosimo Malaspina dan Alzur, yang merupakan dua penyihir terhebat di zaman itu, mereka menciptakan beberapa mantra dan makhluk kuat selama eksperimen sihir mereka. Salah satunya adalah kelabang raksasa yang menghancurkan Kota Elf. Sementara Malaspina disebut sebagai pendiri Witchers, Alzur juga memiliki andil dalam mengembangkan generasi pertama Witchers. Penyihir pertama diciptakan menggunakan jenis jamur mutagenik dan mantra sihir yang sangat kuat dan terlarang.

Witcher pertama diciptakan selama ritual yang dikenal sebagai The Conjunction of the Spheres. Kemudian Anak-anak yang didaftarkan akan dilatih di tempat yang disebut Kaer Morhen, benteng para Penyihir. Berlawanan dengan kepercayaan populer, gelombang pertama Penyihir gagal dan kelompok Penyihir di bawah pimpinan Malaspina dan Alzur pun kehilangan semua harapan. Mereka meninggalkan proyek tersebut kecuali beberapa orang terpilih yang menolak untuk menyerah. Eksperimen mereka membuahkan hasil dalam bentuk Lima Penyihir, yang berangkat ke arah berbeda untuk menciptakan lebih banyak dari jenis mereka.

Proses Pelatihan Dan Ujian The Witcher

Witcher Training dimulai dengan anak laki-laki dilatih dalam lingkungan yang benar-benar tidak kenal ampun. Mereka dilatih dalam pertempuran dan diperkuat secara mental. Mereka juga mempelajari keterampilan dan kemampuan magis dalam bentuk sembilan tahap, Tubuh mereka kemudian secara kimiawi dimodifikasi melalui metode alkimia untuk menjadikan mereka pejuang sejati, Metode ini disebut ‘Ujian’ Alkimia.

Setelah melalui masa pendidikan dan pelatihan yang keras, para anak-anak tersebut tidak langsung lulus dan menyandang gelar Witcher, mereka berikutnya harus lulus dalam beberapa ujian sulit dengan nyawa sebagai taruhannya. Ada empat ujian yang harus dilalui, masing-masing ujian mempunyai tujuan dan fungsi yang berbeda-beda.

  • The Trial of the Grasses – Ujian ini melibatkan Witcher muda yang dipaksa untuk meminum ramuan herbal mutagenik yang kuat. Ujian ini sangatlah menyakitkan dan hanya tiga dari sepuluh kandidat yang berhasil. Sisanya meninggal dengan lambat dalam kematian yang menyakitkan. Para kandidat ini akhirnya mengalami mutasi pada tubuh mereka.
  • Trial of Dreams  – Dalam ujian ini para Witchers mendapatkan kemampuan mata kucing seperti night vision dan struktur sumsum tulang serta komposisi hormon mereka yang berubah, ritual ini juga membuat mereka mandul.
  • The Trial of the Mountain – Ujian yang satu ini adalah jalur paling misterius dan rahasia. Andrzej Sapkowski (pengarang novel The Witcher) tidak pernah menjelaskan terlalu banyak tentang bagaimana proses ujian ketiga ini.
  • The Forest Eyes Trial – Ujian terakhir adalah Forest Eyes, disini para Witchers matanya ditutup dan ditinggalkan di hutan gelap saat tengah malam. Mereka ditugaskan untuk menemukan jalan kembali ke sekolah tanpa menggunakan penglihatan mereka, insting mereka untuk bertahan hidup sangat di tempa pada ujian ini.

Pada akhirnya, para Witcher mendapatkan atribut fisik manusia super yang brilian dan umur yang lebih panjang. Bertahan dari begitu banyak siksaan dan rasa sakit serta dikutuk untuk berjuang di jalan yang sulit sendirian akhirnya membuat mereka menjadi tangguh dalam pertempuran dan tanpa emosi. Nah setelah mengetahui proses ini kalian akan mengerti mengapa Geralt of Rivia menjadi sosok yang dingin dan tanpa emosi, hal ini terlihat wajar setelah telah melalui begitu banyak hal dalam hidupnya.