Mengenal Manga Rapeman Dan Fakta-Fakta Gokilnya

Udah pada tau manga Rapeman belum? Salah satu manga yang kurang terkenal tapi sangat menarik untuk dibaca, coba kamu simak berikut sinopsis manga paling edan yang pernah saya baca selama ini. The Rapeman adalah anti hero yang berprofesi sebagai guru sekolah menengah pada siang hari sedangkan pada malam hari dia bersama pamannya menjalankan bisnis yang tak lazim, yaitu bergerak dibidang jasa servis memperkosa. 

Moto bisnisnya sendiri adalah meluruskan kesalahan melalui penestrasi. Biasanya klien meminta The Rapeman untuk menangani kasus-kasus seperti balas dendam terhadap wanita yang menolak cintanya, membentuk sebuah ikatan seseorang melalui krisis traumatis, atau membuat rekan kerja yang mengganggu lebih jinak dan hal-hal lain seperti itu. 

Saat menjalankan permintaan klien, ia menggunakan sebuah topeng ski hitam berbentuk kepala si otong dan tentu saja tidak menggunakan pakaian ketika melancarkan serangan. Ketika sedang melakukan aksi dan sang wanita tidak responsif, ia akan menggunakan teknik khusus seperti M69 Screwdriver atau Infinite Loop untuk memberikan lebih banyak rasa sakit pada korban. Namun The Rapeman ini terkadang menyesali kontrak yang dia penuhi, tetapi disatu sisi ia harus melakukan pekerjaan tersebut karena dia seorang profesional.

The Rapeman

Manga The Rapeman ini dituliskan oleh Keiko Aisaki dan diilustrasikan oleh Shintaro Wiyawaki pada tahun 1985 sampai 1995 dan dihentikan setelah 13 Volume. Berbeda dengan manga lain yang biasa memberikan judul chapter dengan nama yang keren, manga ini malah memberi judul chapter dengan nama wanita yang menjadi korban The Rapeman ini, sebut saja Yuki, Ayako, Megumi, Angel dan lain-lain. Yang lebih gokilnya lagi jasa The Rapeman tidak hanya dijepang saja, bahkan dia mau pergi jauh-jauh ke Amerika untuk melayani klien.

Live Action

Manga The Rapeman ternyata sudah memiliki SEMBILAN live action yang rilis pada tahun 1993 sampai 1996 di produksi oleh Pink Pineapple. Tujuh film pertama disutradarai oleh Takao Nagaishi dan dua film berikutnya disutradarai oleh Naoki Uesugi. Dalam ensiklopedia bioskop Jepang: The Sex Films, Weissers menulis bahwa sutradara Takao Nagaishi mengambil premis yang jelas-jelas menyimpang dari manga dan mengubahnya menjadi dark komedi. Tetapi sangat lucu untuk orang dewasa, serta memujinya dengan mengatakan pengambilan kamera yang halus dan musiknya menghipnotis. Selain itu naskah yang dibuat itu sangat pintar untuk alur cerita yang rumit.

Anime

Tak hanya live action, The Rapeman juga diadaptasikan menjadi OVA anime yang berjumlah dua episode dan dirilis pada tahun 1994, yang jalan ceritanya menggunakan chapter pertama pada manga. Pakaian Rapeman di kedua adaptasi ini berbeda dari manga, yang anime malah mirip seperti topeng seorang pegulat sedangkan live action jauh berbeda dengan manga dan lebih seperti seorang ninja.

Dampak

Ketika Manga ini disebutkan namanya dalam sebuah artikel yang dipublikasikan media asing, banyak orang yang menyelidikinya. Bahkan ada sebuah band memuji manga ini, sehingga memberikan nama band mereka dengan nama Rapeman. Rey Washam dan Steve Albi selaku personil band juga mengakui terobsesi dengan karakter tersebut, tetapi berakhir dengan penyesalan atas nama itu.

Pada tanggal 4 oktober 1999, hampir 3 tahun setelah volume terakhir. Serial Tv drama Criminal Law and Order: SVU memunculkan manga Rapeman pada salah satu kasusnya yaitu sebagai barang bukti untuk melawan seorang pemuda yang dituduh melakukan pemerkosaan dan ayahnya juga dituduh sebagai orang yang membawa manga tersebut kerumah, sehinga sang anak terinspirasi untuk melakukan apa yang dilakukan oleh The Rapeman.