4 Jurus Mematikan Shinra Kusakabe dari Anime Enen no Shōbōtai (Fire Force)

4 Jurus Mematikan Milik Shinra Kusakabe dari Anime Enen no Shōbōtai (Fire Force).

Shinra Kusakabe adalah protagonis utama dari anime Enen no Shōbōtai atau yang dikenal di Indonesia dengan judul Fire Force. Shinra sendiri adalah seorang anggota pemadam kebakaran dari tim 8. Dalam menjalankan tugasnya dia di tuntut harus memiliki nalar yang tajam serta kemampuan bertarung yang mempuni.

Oleh karena itu selama perjalanannya ia telah mengasah kemampuan bertarungnya dengan menerapkan beberapa jurus yang ia dapatkan. Terhitung sudah ada 4 jurus yang ia kembangkan, apa saja itu, berikut ulsannya. 

Intelijen

Shinra mengandalkan pemikiran cepat dan kecerdasannya, bahkan lebih dari kemampuan apinya. Meski berpenampilan seperti orang yang kasar dan berkepala panas, nyatanya dia tetap tenang dan cerdas dalam pertempuran, sering memikirkan tindakan dan taktiknya daripada mengandalkan naluri seperti Arthur.

Ini dibawa ke tugasnya sebagai petugas pasukan pemadam kebakaran khusus di mana dia menggunakan penalaran deduktif untuk menyelidiki evangealist dan segala sesuatu yang terjadi di dalam pasukan api dan gereja Holy Sol.

Dengan menggabungkan Intelijen, hasil latihan dan kemampuan api generasi ketiga miliknya, Shinra mampu menghasilkan teknik bertarung yang luar biasa sebagai berikut:

1. Kemampuan Api Generasi Ketiga

Sebagai seorang anak, Shinra membangkitkan kemampuan Generasi Ketiga dan memperoleh kemampuan untuk menghasilkan, mengendalikan, dan memanfaatkan api dari telapak kakinya. Saat melakukannya, dia meninggalkan tanda di lantai dalam bentuk telapak kaki, yang dikenal sebagai “Jejak Kaki Setan” (Akuma no Ashiato).

Dengan tendangannya, ia dapat menyebabkan ledakan saat bersentuhan untuk mengangkat benda seberat mobil ke udara. Dengan kakinya yang tersulut, dia bisa mengubah lintasan tendangannya di udara, memungkinkannya untuk menyerbu masuk dengan rentetan tendangan berulang kali.

Shinra tercatat memiliki kemahiran yang sangat baik dalam mobilitasnya saat bertarung, karena Kemampuan apinya memungkinkannya untuk terbang atau meluncur di lantai dengan cepat dan melompat terus menerus mengakali lawan sebelum mereka dapat bereaksi. Sebagai Generasi Ketiga, ia terbukti memiliki ketahanan terhadap api eksternal.

2. Segel Tangan (Seals)

Shinra diajari oleh Kapten Benimaru bagaimana menggunakan tanda / segel tangan untuk mengarahkan dan memusatkan energi di tubuhnya. Ini memungkinkan dia untuk memanipulasi karakteristik api yang dia hasilkan dari Kemampuan apinya. Teknik ini memiliki dua bentuk yang bernama Rapid dan Corna.

  • Rapid – adalah isyarat tangan yang diajarkan oleh Kapten Benimaru. Segel tangan dibuat dengan meletakkan ibu jari di atas telapak tangan kemudian menyentuh sendi ibu jari dengan jari telunjuk. Shinra menggunakan isyarat tangan ini untuk mengarahkan fokus dan kekuatan ke kakinya, ini memungkinkan Shinra untuk meningkatkan daya dorong apinya, memberinya peningkatan kecepatan secara eksponensial.
  • Corna – adalah segel tangan yang digunakan Shinra untuk membuat ledakan besar, Ini terdiri dari pengguna yang memegang tangan mereka dengan tanda tanduk (mirip seperti simbol jari metal atau rock n roll). Ketika Shinra menggunakan segel tangan ini, apinya terwujud dalam sifat eksplosif, memungkinkannya untuk menyerang dengan lebih banyak kekuatan, seperti sebuah ledakan bom.

3. Adolla Burst (Shinra dengan kecepatan cahaya)

Adolla Burst juga dikenal sebagai Genesis Flame, adalah api atau energi yang berasal dari Adolla yang dianggap sebagai nyala api asli, dan murni serta ‘tidak ternoda’. Dalam komunitas ilmiah, ini disebut sebagai Flames of Destruction. Tetapi untuk mengaktifkan nya, Shinra harus terhubung dengan orang lain yang juga memiliki Adolla Burst, proses ini disebut Adolla Link.

Dalam mode ini Shinra dapat memasuki kondisi kecepatan cahaya, menyebabkan tubuhnya terpecah menjadi partikel subatomik dalam prosesnya. Partikel-partikel tersebut kemudian melampaui kecepatan cahaya, memungkinkan nya untuk pergi beberapa detik ke masa lalu di titik sebelum tubuh Shinra terpecah, dan setelah itu tubuh Shinra akan kembali ke wujud semula.

Melakukan hal itu memungkinkannya untuk mengelak dari hukum fisika dan memungkinkannya melakukan perjalanan dengan kecepatan relativistik tanpa berakhir mati. Dalam keadaan seperti itu, Shinra bisa melihat gambaran masa lalu di kepalanya dan mengumpulkan kekuatan yang cukup untuk mengalahkan Iblis api, hubungan dengan Adolla Burst dapat diperkuat sesuai dengan intensitas keinginannya.

4. Kekuatan Adrenalin (Hysterical Strength)

Kekuatan adrenalin juga kadang-kadang disebut sebagai Superfire, adalah teknik yang digunakan oleh beberapa pengendali api terkuat Generasi Ketiga. Teknik ini merupakan perkembangan selanjutnya dari Rapid dan Corna yang sebelumnya diajarkan oleh kapten ketujuh, Benimaru Shinmon.

Hasil dari latihannya, Shinra memiliki kemampuan untuk menggunakan Kekuatan ini, Kekuatan Adrenalin memberikan 100% penggunaan untuk Kemampuan apinya, sedangkan biasanya hanya 30% yang digunakan. Dalam kasusnya, Shinra menggunakan Pressure of Death untuk mewujudkan Superfire-nya, dimana apinya membiru karena intensitas dan suhunya yang lebih tinggi.

Apinya juga membentuk cakar yang lebih terkontrol, semua jenis serangan Shinra akan meningkat drastis dalam mode ini.

Nah itulah empat jurus mematikan yang sudah berhasil Shinra kuasai sejauh ini. Berhubung manga Enen no Shōbōtai (Fire Force) sendiri masih berlanjut, besar kemungkinan jurus-jurus milik Shinra akan bertambah. Terutama dalam mode Adolla Burst, yang masih belum sepenuhnya dikuasai.

4 Jurus Mematikan Milik Shinra Kusakabe dari Anime Enen no Shōbōtai (Fire Force).