10 Film Yang Mendapatkan Penghargaan Tapi Dilarang di Beberapa Negara

  • Bagikan

Hasil besar dari pencapaian pembuatan film adalah film tersebut dapat menghibur para penontonnya. Jika film tersebut sangat bagus dan memberikan kesan yang mendalam bagi penonton, maka wajar saja film itu mendapatkan beragam penghargaan. Namun ada beberapa kasus dimana film yang mendapatkan penghargaan harus dilarang di beberapa negara dengan beragam alasan dari penistaan agama, berbau politik dan sebagainnya. Apa saja film tersebut langsung saja simak dibawah.

1. The Battle Of Algiers (1966)

The Battle Of Algiers telah memenangkan beberapa penghargaan seperti Golden Lion, International Critics Award, dan Italian Silver Ribbon Prize. Jadi tidak mengherankan jika film tersebut berhasil menjadi film terbaik dan berada dipapan atas pada masanya. Namun terlepas dari penghargaan tersebut, film itu dilarang oleh Prancis karena mendengar banyak keluhan dari warganya yang menyebut film tersebut sebagai Anti Kolonial dan Pro-Aljazair. Mengingat jalan ceritanya sendiri diangkat dari kisah nyata Perang Kemerdekaan Aljazair pada tahun 1954-1962.

2. The Devils (1971)

The Devils mendapatkan penghargaan dari National Board of Review dan Venice Film Festival. Tapi dibalik penghargaan tersebut, The Devil dilarang keras oleh beberapa negara dan bahkan di Finlandia, film itu dibawa ke Mahkamah Agung. Alasan film ini dilarang karena jalan ceritanya sangat menganggu yang mencampurkan sihir, menghadirkan pendeta Katolik dan terdapat adengan seksualitas yang sangat berlebihan.

3. Gone With The Wind (1939)

Gone with the Wind adalah film klasik yang telah memenangkan penghargan kategori film terbaik, aktris terbaik, aktris pendukung terbaik, skenario terbaik dan sutradara terbaik di Oscar. Bahkan film tersebut memegang rekor sebagai film berpenghasilan tertinggi selama seperempat abad berikutnya. Walaupun begitu, film ini pernah dilarang oleh  Nazi Jerman karena menunjukkan kesulitan hidup dalam melalui perang dan tak lama kemudian Uni Soviet juga ikut-ikutan melarang film tersebut.

4. A Clockwork Orange (1971)

A Clockwork Orange adalah film buatan Stanley Kubrick yang diadaptasi dari novel karya Anthony Burgess dengan judul yang sama. Film ini juga telah menerima penghargaan di New York Film Critics Award dan sukses meraup pendapatan kotor di box-office sebesar $ 26 juta dengan modal hanya $ 2,2 juta. Terlepas dari itu semua, film ini dilarang di berbagai negara, karena mengandung unsur kekerasan yang berlebihan dan terlalu brutal untuk dipertontonkan kepada publik.

5. The Wolf Of Wall Street (2013)

Film bagus dari Martin Scorsese dan diperankan Leonardo Dicaprio ini telah memenangkan banyak sekali penghargaan. Namun sayangnya film ini telah dilarang oleh negara Malaysia, Nepal, Kenya, Uganda, Zimbabwe, dan Kamboja. Alasan kenapa film ini dilarang karena menyinggung banyak penonton dan aktivis hak-hak hewan juga mengeluh terhadap sebuah adengan dimana seekor simpanse yang malang dipaksa bermain sepatu roda untuk menghibur penonton.

6. Ben-Hur (1959)

Ben-Hur adalah film pertama yang pernah memenangkan sebelas Oscar, dan sampai sekarang masih memengang rekor tersebut. Namun dibalik pencapaian itu, Ben-Hur telah dilarang di banyak Negara Timur Tengah dan Afrika Utara karena filmnya mengangkat tema agama. Bahkan Mao Zedong memasukkan film ini kedalam daftar hitam di China karena propagandanya yang takhayul.

7. Apocalypse Now (1979)

Film buatan Francis Ford Coppola ini diangkat dari novel karya Joseph Conrad yang berjudul Heart of Darkness, dan telah berhasil memenangkan penghargaan yang sangat bergengsi yaitu Palme d’Or Cannes, serta memenangkan Oscar di dua kategori. Namun sayangnya film ini pernah dilarang selama kediktatoran militer Park Chung-hee di Korea Selatan. Terlepas dari pelarangan tersebut, Apocalypse Now adalah salah satu film terbaik yang mengangkat kisah Perang Vietnam.

8. The Great Dictator (1940)

The Great Dictator adalah film Charlie Chaplin, dimana ia memerankan Adolf Hitler versi lucu. Selain lucu, film tersebut berhasil mendapatkan penghargaan. Tapi disaat yang sama film itu juga dilarang di beberapa negara Eropa, Amerika Selatan dan Negara Bebas Irlandia. Alesan kenapa The Great Dictator dilarang adalah karena Chaplin dituduh bersimpati pada komunis dan ditemukan juga ada beberapa masalah pada kehidupan pribadinya, yang memaksa dia harus pergi dari AS dan menetap di Swiss.

9. Schindler’s List (1993)

Salah satu film besar dari Steven Spielberg ini telah mendapatkan 12 nominasi Oscar dan 7 kemenangan. Namun karya Steven kali ini harus dilarang di beberapa negara dan mendapatkan perubahan perubahan dimana-mana. Seperti di negara Filipina yang pada adengan tertentu harus diedit dan Indonesia serta Malaysia juga ikut menolak film tersebut dengan alasan ada propaganda yang disamarkan sebagai simpati.

10. The Last Temptation Of Christ (1988)

Upaya Martin Scorsese dalam mengadaptasikan novel karya Nikos Kazantzakis yang terkenal adalah pencapaian yang sangat mengagumkan termasuk dari segi sinematiknya, soundtrack dan peran Willem Dafoe sebagai Yesus. Jadi wajar saja film tersebut mendapatkan penghargaan, namun sayangnya harus dilarang di beberapa negara seperti Argentina, Israel, Meksiko dan Turki. Karena film menampilkan sosok suci sebagai manusia yang dibebani oleh keinginan. Bahkan sang sutradara juga mendapatkan ancaman pembunuh.

  • Bagikan