8 Film Horor Paling Menyeramkan yang Diadaptasi dari Manga Junji Ito

  • Bagikan

Junji Ito dianggap oleh banyak orang sebagai nama terdepan dalam manga horor Jepang. Dia memiliki perhatian khusus pada gendre horor, dan ceritanya sering kali penuh ketegangan yang berfokus pada satu karakter atau satu sekelompok. Ini berhasil dilakukan Ito dengan cara yang mengerikan tetapi di iringi kualitas karakter yang hampir lucu dan menawan. Cara mendongeng ini bertahan dalam banyak adaptasi live-action dari ceritanya? Nah berikut adalah pilihan kami untuk 8 adaptasi live-action Junji Ito yang paling menakutkan.

1. Kakashi

Kakashi adalah cerita tentang seorang wanita muda bernama Kaoru, yang mencari kakaknya di sebuah kota kecil. Ini adalah film horor di kota kecil yang suram dan menakutkan. Kaoru segera menemukan fakta bahwa kota tersebut memiliki ritual membakar patung manusia yang terbuat dari jerami untuk membawa kembali orang yang mereka cintai dari kematian. Hal ini pada akhirnya menyebabkan orang-orangan sawah meneror kota dan menghancurkan semua penduduknya. Ini adalah kisah monster klasik yang menyeramkan dengan tambahan perilaku ritual pemujaan.

2. Marronnier

Ini adalah cerita yang pernah kita lihat di film-film barat sebelumnya,namun memiliki faktor aneh khas Junji Ito yang membawanya ke tingkat baru. Ceritanya mengikuti seorang gadis dan boneka kesayangannya, tetapi bukan boneka nya berubah menjadi jahat, melainkan sang pembuat boneka, yang menggunakan mesin untuk mengubah kulit manusia menjadi lilin, dan kemudian menggunakannya untuk membuat boneka. Sang pembuat boneka beserta muridnya, menjadi terobsesi dengan karakter utama, menculik untuk merubahnya menjadi lilin. Film ini seperti persilangan antara film The Boy dan Saw.

3. Tomie: Re-Birth

Tomie: Re-Birth adalah salah satu dari beberapa film dalam seri Tomie karya Junji Ito. Masing-masing berkisah tentang seorang wanita bernama Tomie, yang dibunuh oleh kekasihnya yang gila. Dalam iterasi konsep ini, ada sedikit gagasan Dorian Grey yang berperan. Tomie dibunuh oleh pacarnya, seorang pelukis yang karyanya diejek, dan ketika dia hidup kembali, dia tampaknya merasuki setiap wanita yang memiliki lukisan itu. Dia tidak bisa dibunuh selama lukisan tersebut masih ada. Dia menggunakan harta benda ini untuk membunuh semua pria yang berbuat salah padanya.

4. Tomie: Another Face

Film ini adalah format yang sempurna untuk sekuel film original Tomie. Karena daya tarik Tomie adalah sebuah kisah sama yang dapat diceritakan dalam miliaran cara berbeda, dengan pengaturan dan konsekuensi yang berbeda bagi setiap karakter yang berinteraksi dengan Tomie. Jadi, memiliki cerita antologi seperti ini, di mana Tomie muncul di hadapan orang yang berbeda, dengan plot menyeluruh yang melibatkan seorang pria berjas dan penutup mata menguntitnya, adalah cara yang bagus untuk memberi kita beberapa pandangan berbeda tentang kemungkinan kisah Tomie yang semakin menakutkan.

5.Tomie: Forbidden Fruit

Ini adalah satu-satunya di mana Tomie memiliki hubungan semi-romantis, semi-seksual dengan wanita lain, yang namanya juga Tomie. Ini menggelikan mengingat bintang film Aoi Miyazaki, salah satu bintang film live-action NANA, di mana dua wanita ini memiliki nama yang sama. Disini Tomie meneror sang ayah yang pernah membunuhnya bertahun-tahun lalu. Ayah dan anak perempuan tersebut bekerja sama untuk mencoba menyingkirkan Tomie, yang mengarah pada intensitas psikologis karena mereka berdua berjuang melawan akal sehat mereka sendiri dan keinginan terpendam satu sama lain untuk bersama Tomie.

6. Tomie

Tentu saja, peringkat lebih tinggi jatuh kepada film original Tomie pertama. Film aslinya adalah yang paling menakutkan dan terasa paling orisinal. Tomie adalah subjek investigasi pembunuhan, seperti di sebagian besar film Tomie, dan hidup kembali untuk meneror berbagai orang yang terlibat dalam pada saat kejadian pembunuhannya. Sementara itu, polisi yang mulai menemukan bukti keberadaannya dibunuh berulang kali sejak pertengahan 1800-an. Film ini adalah misteri konspirasi sekaligus film horor berdarah, dan penjajaran genre bekerja sangat baik dalam kasus ini.

7. Uzumaki

Uzumaki bisa dibilang adalah manga Junji Ito yang paling terkenal, Jadi masuk akal bahwa versi filmnya masuk peringkat lebih tinggi dalam daftar ini. Ceritanya dibalut tema horor psikologis, berpusat pada warga kota kecil yang menjadi terobsesi dan paranoid tentang hal-hal berbentuk spiral. Rambut karakter utama bahkan mulai melengkung dalam bentuk spiral yang tidak wajar. Ada pengetahuan rumit dan obsesi tunggal dari penduduk kota yang saling  berhubungan dalam cerita ini. Dan tentu saja, ada kengerian horor khas Junji Ito yang melengkapi semuanya.

8. Long Dream

Long Dream kemungkinan adalah yang paling filosofis dari semua cerita Junji Ito, dan ini juga berlaku dalam versi film live action dari cerita tersebut. Dalam film tersebut, seorang pria muncul ke rumah sakit dan mengaku Ia mengalami mimpi yang semakin lama semakin panjang. Mimpinya bisa berlangsung berhari-hari, berbulan-bulan, bertahun-tahun, atau berabad-abad, meskipun dia tampaknya tidur dalam waktu normal di dunia nyata. Saat mimpinya semakin panjang, Dia menjadi semakin tertekan dan tidak mampu menavigasi kehidupannya di dunia nyata. Seiring cerita berlanjut, penonton semakin dibawa ke dunia mimpi menyeramkan ala junji ito.

  • Bagikan