10 Fakta Penting Jolyne Kujoh Jojo’s Bizarre Adventure: Stone Ocean

Fakta Jolyne Kujoh Jojo Stone OceanFakta Jolyne Kujoh Jojo Stone Ocean.

Jojo’s Bizarre Adventure karya Hirohiko Araki adalah serial kreatif luar biasa yang telah bertahan dan berkembang sejak debutnya pada tahun 1987. Sungguh luar biasa bagaimana Araki dan Jojo telah berevolusi dengan merangkul berbagai pokok cerita. Tidak takut untuk mengubah atau bahkan mengatur ulang ide cerita secara radikal.

Seri keenam Jojo adalah Stone Ocean, dan ini merupakan perubahan yang penting karena menjadikan Jolyne Cujoh sebagai protagonis wanita pertama dalam serial ini. Nah berikut adalah 10 hal penting yang harus kamu ketahui tentang Jojo satu ini.

1. Jolyne adalah Putri Jotaro yang berusia 19 Tahun

Fakta Jolyne Kujoh Jojo Stone Ocean

Salah satu faktor yang membantu JoJo’s Bizarre Adventure tetap segar, setelah bertahun-tahun adalah bagaimana serial ini bergeser melalui protagonis yang berbeda. Saat menceritakan kisaah yang telah berlangsung selama beberapa generasi.

Jolyne Cujoh adalah pemeran utama dalam seri ini yang merupakan putri remaja Jotaro. Dia mewujudkan sifat Jotaro yang lebih keras kepala, tetapi telah tumbuh menjadi individu pemberontak yang unik dan tidak hanya memikirkan dirinya sendiri.

2. Standnya bernama Stone Free

Fakta Jolyne Kujoh Jojo Stone Ocean

JoJo’s Bizarre Adventure telah menampilkan lusinan Stand aneh di seluruh seri yang berbeda. Biasanya, ada tingkat perhatian ekstra terhadap Stand dari karakter sentral, terutama anggota keluarga Joestar. Stand milik Jolyne’s adalah Stone Free, yang dapat mengurai tubuhnya menjadi benang. Ini sangat berguna untuk tujuan bertarung atau melarikan diri.

Benang yang terurai ini juga memungkinkan Jolyne untuk memata-matai orang lain. Ini adalah Stand dengan banyak fungsi yang mengesankan, dan Jolyne adalah seorang pemula yang dengan cepat memahami kekuatan Stone Free.

3. Jolyne awalnya diminta menjadi karakter Pria

Petualangan Aneh JoJo sebagian besar menampilkan protagonis dan penjahat pria. Tetapi masih ada gadis-gadis yang kuat di masa lalu, seperti Lisa Lisa atau Golden Wind’s Trish. Seri Stone Ocean mencoba menumbangkan ekspektasi itu dengan menjadikan protagonisnya, Jolyne Cujoh sebagai seorang gadis.

Hirohiko Araki sebenarnya menghadapi kesulitan karena masalah ini. Pihak Editor meminta agar dia menjadikan Jolyne sebagai laki-laki karena pembaca Weekly Shonen Jump sebagian besar adalah laki-laki. Araki berpegang teguh dan mengatakan ketakutan bahwa anak laki-laki tidak akan menerima protagonis wanita; adalah alasan mengapa Jolyne harus ada untuk membantu mematahkan tren ini.

4. Jolyne sudah beberapa kali masuk penjara

Jolyne Cujoh adalah orang baik, tetapi dia berakhir di sisi hukum yang salah pada banyak kesempatan. Ia awalnya melakukan kejahatan sebagai cara untuk mendapatkan perhatian ayahnya. Seri Stone Ocean dimulai dengan penahanan Jolyne di Penjara Green Dolphin St. Florida selama 15 tahun karena kasus pembunuhan. Sungguh pahit bahwa waktu penjara Jolyne sebagian besar merupakan momen dimana Dia bisa lebih dekat dengan ayahnya, Jotaro.

5. Standnya aktif tanpa sengaja

Stand adalah salah satu aspek yang menarik dari JoJo’s Bizarre Adventure. Beberapa karakter secara alami diberkahi dengan kemampuan Stand, sementara yang lain membutuhkan sebuah panah ajaib untuk mengaktifkannya.

Stone Free milik Jolyne tak sengaja aktif saat jarinya tertusuk panah tersebut. Transformasi ini agak tidak lazim bagi seorang Joestar. Mengingat mereka biasanya memiliki kemampuan Stand bawaan yang tidak memerlukan pemicu dari luar.

6. Jolyne satu-satunya Jojo yang memiliki manga edisi One-Shot

Petualangan Aneh JoJo telah menciptakan alam semesta yang begitu kaya sehingga ada banyak cerita sampingan dan karakter untuk dijelajahi. Kadang-kadang terjadi melalui cerita spin-off atau non-kanon edisi One-Shot. Cerita ini biasanya disediakan untuk individu yang lebih tangensial seperti Rohan Kishibe atau Yoshikage Kira. Tetapi Jolyne adalah satu-satunya protagonis Jojo yang memiliki edisi One-Shot berjudul Fly High With GUCCI.

7. Tampil beda dengan Tatto Butterfly Knife

Karakter dalam JoJo’s sering kali berusaha semaksimal mungkin untuk tampil beda. Selain pakaian dan rambut, Jolyne juga tampil beda dengan sebuah tato dI siku kirinya. Tato itu adalah kombinasi dari kupu-kupu dan pisau, yang tampaknya melambangkan kesukaan Jolyne dalam berperang. Namun, tato itu sebenarnya adalah bukti keanggotaan Jolyne dalam geng pencuri mobil lamanya, saat masa-masa kelam.

8. Tidak diketahui Apakah Ibunya Masih Hidup?

Orang tua sebenarnya adalah komponen penting dari seri JoJo’s Bizarre Adventure. Baik dalam hal gagasan dan juga warisan karakter dari keturunannya. Ayah Jolyne adalah Jotaro, tetapi sebagian besar identitas ibunya meninggalkan misteri selama seri Stone Ocean.

Dia dikonfirmasi masih hidup, namun tidak muncul di cerita. Dalam satu chapter khusus berjudul Fly High With GUCCI, ibu Jolyne baru-baru ini meninggal dan kesedihan masih menyelimuti Jolyne.

9. Gaya rambutnya terinspirasi oleh Britney Spears

Setiap karakter dalam JoJo’s Bizarre Adventure memiliki gaya khas dan ikonik, baik yang tercermin dari pakaian, bahasa tubuh, atau rambutnya. Tidak terkecuali Jolyne Cujoh, yang memiliki penampilan sangat mencolok dan berbeda dari JoJo lainnya. Rambut Jolyne yang “seperti tikus” mendapat banyak perhatian. Inspirasi di balik karakter ini, berasal dari gaya rambut Britney Spears dalam video musik “Baby One More Time”.

10. Jolyne bertanggung jawab atas terciptanya Realitas Alternatif baru

Semua saga JoJo’s Bizarre Adventure berakhir dengan cara yang berbeda. Namun di akhir seri Stone Ocean, Realitas Alternatif tercipta akibat pertarungan Jolyne melawan Puci dengan Standnya Made in Heaven. Stand ini dapat mempercepat waktu dan menyebabkan realitas ditata ulang dan direset kembali.

Dunia baru ini menawarkan sekilas nasib para rekan Jolyne yang sebelumnya berakhir tragis. Versi baru realitas ini setidaknya menunjukkan bahwa Jolyne tidak selalu ditakdirkan untuk bernasib tragis.

Fakta Jolyne Kujoh Jojo Stone Ocean.