Legenda Hantu Oiwa “Mati oleh Keserakahan Suami”

  • Bagikan

legenda oiwaLegenda Hantu Oiwa

Legenda merupakan cerita prosa rakyat yang dianggap sebagai suatu kejadian yang benar-benar pernah terjadi. Berbeda dengan mite, legenda bersifat sekuler atau keduniawian dan terjadi pada masa yang belum terlalu lampau.

Setiap tempat memiliki cerita rakyat atau legendanya sendiri. Dari sekian banyak, legenda Jepang selalu menjadi salah satu yang paling diminati karena cerita berhasil menanamkan rasa nyata yang benar-benar luar biasa. Legenda Jepang sebagian besar adalah cerita kehidupan sehari-hari, tentang peristiwa yang bisa kita alami seperti berurusan dengan hantu, atau yang berhubungan dengan supernatural lainnya.

Dalam cerita rakyat Jepang, arwah wanita paling sering di temukan dan menghantui orang-orang. Sebagian besar karena kematian yang kejam di tangan suami atau kekasihnya. Legenda-legenda ini banyak berasal dari zaman Edo atau zaman samurai, dan banyak dari kisah itu sampai kepada kita di masa sekarang, jadi tidak mengherankan banyak studio film membuat film dari legenda tersebut. Di sini saya akan menceritakan salah satu legenda dari negara Matahari Terbit yang paling terkenal, yang masih di ceritakan sampai sekarang dan sering dipentaskan di seluruh negeri.

Legenda Hantu Oiwa “Awal Mula”

kimono oiwa

Di Jepang legenda ini dikenal sebagai “Yotsuya Kaidan“, menceritakan tentang seorang wanita bernama Oiwa yang di racuni oleh suaminya yang tidak setia dan kembali dari kematian dalam sosok hantu untuk membalas dendam.

Di sebuah desa kecil tidak jauh dari Kyoto hiduplah seorang gadis cantik bernama Oiwa, putri petani dan di takdirkan untuk hidup keras di ladang. Pada suatu hari dia menemukan cinta pada seorang pria muda bernama Lemon. Sang pria jauh dari kata kaya, tetapi menjanjikan cinta abadi.

Saat bersamanya Wanita muda itu menemukan kebahagiaan yang dia rindukan dan ketika dia meminta untuk dilamar, itu adalah hari paling bahagia dalam hidup setiap wanita.

Setelah pernikahan, keduanya pergi untuk tinggal di kota besar Kyoto, penuh dengan orang-orang, hiburan dan ketidak nyamanan. Tak lama, Oiwa segera menyadari bahwa Lemon tidak berniat mencari pekerjaan dan menjaga hubungan mereka, tetapi hanya untuk bersenang-senang dengan semua orang di kota.

Hubungan kedua pasangan ini mulai tidak harmonis dan perselisihan tidak bisa di hindari lagi. Semua itu membuat Oiwa menjadi depresi berat, apalagi dia sedang dalam keadaan hamil.

Wanita Kedua & Kelakuan Jahat Sang Suami

lemon cut oume

Di lain sisi sang pria malah memulai hubungan dengan seorang janda kaya bernama, Oume. Hubungan itu, bagaimanapun, tidak di restui oleh ayah Oume, karena perilaku Lemon tidak terhormat dan ia juga sudah menikah. Ayah Oume juga memaksanya untuk mengakhiri pernikahannya jika tidak, dia tidak akan pernah melihat putrinya lagi.

Lemon, yang mengincar kekayaan dan kehidupan mulia Oume, dengan hati-hati mempertimbangkan kata-kata lelaki tua itu dan menjadi yakin bahwa satu-satunya cara untuk menikahi Oume adalah dengan menyingkirkan Oiwa dan anak yang di kandungnya.

Oiwa yang mengabaikan pengkhianatannya, menghibur dirinya sendiri di rumah dengan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk kelahiran putranya. Namun, suatu malam Lemon menuangkan racun yang kuat ke piring istrinya dan Oiwa pingsan hingga kejang dan merasakan sakit yang luar biasa. Racun yang digunakan oleh Lemon sangat kuat sehingga merusak wajah cantik gadis itu dan akhirnya kehilangan kesadaran.

Yakin bahwa Oiwa sudah mati, pria itu mengangkatnya dari tanah dan membaringkannya di tempat tidur. Dia juga telah menyiapkan semuanya dan, bagaimana menjelaskan kematian sang istri bisa terjadi ketika di tanya.

Setelah semua beres, ia memanggil dokter untuk memastikan kematiannya dan memberi keterangan palsu dengan mengatakan bahwa istrinya, secara tidak sengaja meminum ramuan untuk menyuburkan ladang. Tetapi gadis itu bangun keesokan harinya dan selamat, meskipun dengan wajah yang cacat dan kehilangan bayi yang di kandungnya.

Untungnya bagi Lemon, Oiwa tidak ingat apa-apa tentang keracunan tadi malam, tetapi pria itu tetap takut bahwa ingatannya akan kembali padanya dengan segera, jadi dia memikirkan cara lain untuk menyingkirkannya.

Suatu malam dia mengajak Oiwa berjalan-jalan dan keduanya berhenti di dekat tebing. Lemon melihat sekeliling dan, tidak melihat siapa pun, ia kemudian mendorong Oiwa ke bawah, kali ini langsung membunuhnya. Setelah membunuh, dia berfikir semuanya telah beres dan masalah ekonominya akan segera berakhir.

Oiwa Mulai Menghantui

hantu jepang

Tidak lama kemudian Lemon meminta Oume untuk menikah dengannya. Malam sebelum pernikahan, Lemon terbangun oleh tawa jahat dan menyadari bahwa lampu yang ada di dekat tempat tidurnya berubah bentuk. Dia menghampirinya dengan rasa ingin tahu dan tiba-tiba nyala api itu membentuk wajah Oiwa yang rusak. Pria yang ketakutan itu melompat dan dengan jelas mendengar kata “Pengkhianat!”. Dengan sebatang tongkat dia mengaduk api dan segera bayangan mengerikan itu menghilang dan cahaya kembali seperti biasa.

Lemon dan Oume kemudian menikah, tetapi pada malam yang sama di rumah istrinya dia mendengar tawa jahat itu lagi dan lagi. Ketika dia berbalik untuk mengamati Oume, dia benar-benar melihat wajah Oiwa yang kembali mendesiskan kata “Pengkhianat!”. Takut dengan penglihatan itu, Lemon menghunus pedangnya dan memenggal kepala Oiwa, tetapi setelah itu dengan segera ia menyadari bahwa pada kenyataannya kepala yang berguling ke tanah adalah kepala Oume. Lagi-lagi di kejauhan dia mendengar suara tawa mengejeknya.

Sadar bahwa dia telah membunuh istrinya lagi, Lemon melarikan diri dan pergi berlindung di rumah pertamanya, yang dia pilih bersama Oiwa. Malam berikutnya dia mendengar ketukan di pintu dan ketika dia membukanya dia melihat Oiwa di depannya. Sekali lagi dia meraih pedangnya dan memenggal wanita itu, tapi dengan ngeri, tubuh yang tergeletak akibat tebasannya adalah ayah Oume.

Lemon terus-menerus terasa tersiksa secara batin, karena suara tawa yang ia benci datang kembali. Ketakutan yang tidak terhingga terus menghantu Lemon sehingga dia lari dari rumah hingga kehabisan nafas sejauh kakinya bisa membawanya.

Ia berhenti sejenak untuk mengambil nafas dan mulai berpikir tentang apa yang harus di lakukan. Dia tidak menyadari bahwa dia telah datang ke tebing, tebing yang sama saat dia mendorong Oiwa.

Lemon mendekati tebing dan melihat ke bawah, di bagian bawah ada tubuh yang tidak bisa dia lihat. Tetapi dia takut untuk mengetahuinya. Pria itu kemudian mengambil satu langkah, di ikuti dengan langkah yang lain, lalu pada akhirnya dia juga terjatuh dari tebing dalam kehampaan.

Setelah kisah mereka berlalu, beberapa orang yang lewat tebing tersebut. Mereka melaporkan melihat dua orang jatuh: seorang pria dan seorang wanita tepat di belakangnya. Mereka juga mengatakan bahwa tawa wanita jahat bergema di udara di saat bersamaan.

  • Bagikan