8 Game Terbaik Dimana Anda Bermain Sebagai Dewa

  • Bagikan

game dewa terbaik

Protagonis utama dalam Video Game, biasanya adalah seorang manusia atau karakter baru berupa kartun dan sejenisnya. Namun ada beberapa game yang memberikan kita karakter dewa untuk dimainkan.

Karakter dewa itu sendiri tidak terlepas dari mitologi dan cerita rakyat aslinya. Walaupun sudah di ubah sedemikian rupa, agar game tersebut memiliki gayanya tersendiri. Bagi kalian yang ingin merasa menjadi dewa, walaupun sebatas game. Berikut 8 game terbaik yang memungkinkan pemain menjadi dewa yang kuat.

8. Darksiders Genesis

Darksiders Genesis

Darksiders Genesis adalah prekuel spin-off dalam seri Darksiders yang populer, dan game kali ini memungkinkan pemain mengontrol Strife untuk pertama kalinya dalam franchise. Pemain juga dapat mengontrol War, salah satu dari Horseman of the Apocalypse lainnya. Pasangan itu harus melalui duniah bawah yang berbahaya dan gua-gua neraka untuk mengembalikan keseimbangan yang di sebabkan oleh Lucifer.

Meskipun secara teknis bukan dewa, Empat Penunggang Kuda mungkin juga dianggap sebagai makhluk dewa karena mereka memainkan peran penting dalam nasib dunia. Ini juga terlihat di Genesis, karena dua karakter yang dapat dimainkan, War dan Strife, harus bekerja sama untuk mengalahkan iblis yang semakin kuat karena raja iblis. Ini adalah twist yang menarik pada konsep Horsemen, yang biasanya lebih di kenal sebagai kehancuran, tapi kali ini malah mencoba menyelamatkan dunia.

7. Smite

Smite: Battleground of the Gods

Smite: Battleground of the Gods adalah game aksi gratis yang populer. Ini adalah game MOBA yang memungkinkan pemain memilih dewa mereka sendiri dan membentuk tim untuk terlibat dalam pertempuran PVT epik di mana tujuannya adalah untuk menghancurkan “air mancur” lawan mereka. Game ini mengambil pengaruh dari mitologi Mesir, Yunani, Nordik, dan mitologi lainnya untuk memberi pemain berbagai karakter dewa dan makhluk serupa yang dapat di mainkan.

Smite memungkinkan pemain mendominasi arena dengan kekuatan seperti dewa, dari sambaran petir Zeus hingga ilusi Sun Wukong. Ini merupakan permainan keterampilan yang mengandalkan strategi yang sangat kompetitif, di mana pemain harus menguasai kemampuan khusus dewa mereka dan bekerja sama untuk mengalahkan tim lain. Dengan lebih dari 100 dewa untuk dipilih, pemain dapat memilih mitologi favorit mereka dan memilih karakter berdasarkan gaya bermain mereka.

6. Serpent In The Staglands

Serpent In The Staglands

Selama festival cahaya bulan di Staglands, dewa kecil Necholai menemukan dirinya terjebak dan tidak dapat kembali ke rumahnya. Dalam Serpent in the Staglands, tubuh protagonis tidak tahan dan tidak bisa berada jauh dari tempat asalnya. Pemain harus segera menemukan jalan kembali sebelum Necholai benar-benar kehilangan keabadian dan kekuatan ilahinya.

Ini adalah game dengan tampilan yang menarik ke dalam kisah dewa, saat ia berjuang dengan beban kefanaan. Ini menekankan pengambilan keputusan dan kebebasan. Tidak seperti kebanyakan RPG, game ini tidak memiliki penanda pencarian atau panduan konkret yang memberi tahu pemain apa yang harus dilakukan selanjutnya. Necholai malah harus membuat pilihan sulit sendiri, mengetahui bahwa dia semakin lemah setiap hari.

5. Hades

Hades game dewa

Game Hades, membawa kita ke petualangan di dunia bawah sebagai Zagreus, putra dari dunia bawah, Hades. Pemain harus mencoba melarikan diri dari Dunia Bawah berulang kali untuk mengungkap informasi baru tentang dirinya dan berjuang untuk menjadi cukup kuat supaya berhasil mencapai Gunung Olympus.

Game ini menggunakan karakter yang di kenali dari mitologi Yunani seperti Persephone, Athena, Chronos, dan banyak lagi. Zagreus harus sering berinteraksi dengan tokoh-tokoh ini dalam beberapa cara, baik bekerja sama atau mengalahkan mereka untuk meningkatkan peluangnya dalam melarikan diri.

Kisah protagonis itu sendiri adalah pandangan yang menarik tentang hubungan rumit yang sering di hadapi para dewa. Pemain akan mendapati diri mereka rela mati beberapa kali saat Zagreus belajar lebih banyak tentang kisah-kisah menarik para dewa dan makhluk di sekitarnya. Termasuk detail tentang masa lalunya yang kompleks.

4. Too Human

Too Human game dewa

Too Human terjadi di masa depan yang jauh, di mana para dewa Norse adalah pelindung cybernetic umat manusia. Pemain mengontrol dewa Norse Baldur, yang diejek oleh dewa lain karena tidak cukup cybernetic, atau “terlalu manusia” sesuai dengan judulnya. Bersama dengan para dewa lainnya, pemain harus menghentikan gempuran mesin perang yang dikirim oleh Loki untuk menghancurkan umat manusia.

Meskipun game ini pernah menuai kontroversi, namum tetap saja ada baiknya untuk mempelajari dunia Too Human yang menarik. Kombinasi unik dari makhluk surgawi dan teknologi mendorong kisahnya yang menarik, yang merupakan kisah epik perang dan kelangsungan hidup dan pandangan yang lebih intim pada identitas dan kerentanan Baldur.

3. Okami

Okami game dewa

Di Okami, pemain mengontrol dewi matahari Shinto, Amaterasu, yang telah mengambil bentuk serigala putih. Dia harus melakukan pencarian yang sulit untuk menyelamatkan dunia Nippon dari iblis berkepala delapan yang kejam, Orochi. Permainan ini menyoroti penggunaan kekuatan tinta, memungkinkan pemain untuk menggunakan sumber daya terbatas untuk pertempuran dan interaksi dengan lingkungan.

Gaya seni Sumi-e Okami dan dunia cel-shaded adalah latar yang sempurna untuk karakter dan narasi yang terinspirasi dari Jepang. Ini adalah permainan menawan yang membawa pemain dari satu lokasi magis ke lokasi magis lainnya, masing-masing berisi bagian penting dari kisahnya tentang dewa-dewa Asia dan makhluk mitologis. Dari wood sprites hingga mountain worshippers, game juga menghadirkan sejumlah karakter menarik yang harus di temui dan dikalahkan oleh dewi matahari sepanjang permainan.

2. God Of War

God Of War

Berdasarkan mitologi kuno, ceritanya mengikuti protagonis bernama, Kratos, seorang prajurit Spartan dan seorang Dewa Perang, yang ditipu untuk membunuh keluarganya oleh mantan tuannya, dewa perang Yunani, Ares. Ini memicu serangkaian peristiwa yang mengarah ke perang dengan jajaran mitologis.

God of War adalah franchise game aksi-petualangan yang di buat oleh David Jaffe di Santa Monica Studio Sony. Ini dimulai pada tahun 2005 di konsol video game PlayStation 2 (PS2), dan telah menjadi judul unggulan untuk PlayStation, yang terdiri dari delapan game di berbagai platform dengan game kesembilan sedang dalam pengembangan

Ini adalah game yang sangat menarik di mana penggambaran ulang yang brilian dari mitologi Norse dan Yunani. Keseluruhan cerita pada setiap seri memberikan kita sebuah narasi yang begitu kompleks serta menambah keunikan tersendiri pada franchise.

1. Asura’s Wrath

Asura’s Wrath

Asura’s Wrath mengikuti kisah karakter utama, Asura, yang merupakan manusia setengah dewa yang ingin menghancurkan Panteon. Kemarahan protagonis digambarkan melalui cerita bergaya anime episodik, di mana karakter harus mengalahkan dewa lain dalam pertarungan gaya beat ‘em up klasik.

Game ini mengambil inspirasi dari mitologi Buddha dan Hindu untuk membangun narasi dan motivasi karakternya. Selain Asura, game juga menampilkan dewa-dewa seperti Mithra, Deus, dan Wyzen, bos paling besar dalam sejarah video game. Gameplaynya yang sangat cepat dan cutscene sinematik dapat membuat pemain terpaku pada konsol mereka selama berjam-jam.

  • Bagikan